Sisi lain

Akhir akhir ini aku merasa terkejut dengan diri ku sendiri. Aku yang selama ini ketakutan melihat orang kesakitan, melihat darah, bahkan mendengar orang ketakutan.
Ternyata aku mampu menghadapi semua itu.

Beberapa waktu lalu terjadi kecelakaan kecil depan kantor ku. Beberapa orang teluka dan berdarah. Seketika aku reflek membawa alat p3k dan air minum untuk para korban itu. Aku berlaki kedepan hingga belakang untuk mengobati mereka semua.

Aku membersihkan seluruh luka mereka, mengobati semua luka mereka dengan tangan ku sendiri. Dengan mata terbuka tanpa ada rasa takut sedikit pun. Aku benar-benar tidak percaya, aku mampu melakukan hal itu dengan tangan ku sendiri. Di saat orang lain merasa ketakutan dan memilih untuk menghindar, aku secara reflek memilih mendekat.

Aku mulai menyadari, bahwa ternyata aku tidak sepenakut itu. Ternyata aku punya cukup keberanian untuk melihat bahkan mengobati orang yang mengalami kesakitan dan berdarah-darah. Aku tidak pernah menjadi anggota PMR, aku pun tidak pernah melihat kecelakaan di depan mata ku. Jika ada kecelakaan sekali pun aku selalu menengok dan melihat ada orang lain yang lebih dulu menolong. Setelah ku pastikan ada yang menolong korban, aku pasti memilih pergi dan menolak untuk mengerumuni.

Lalu saat itu, beberapa waktu lalu. Aku seperti menemukan sisi lain diri ku sendiri. Yang bahkan aku tidak tau dan tidak menyangka.
Aku tidak menyangka bahwa aku, tidak sepenakut itu.

Comments