Malam Menuju Senin
Sekarang hari minggu.
Ya, hari orang banyak berkata Happy Sunday atau Happy Weekend. Hari dimana kita bisa beristirahat, bisa bersenang-senang dan bisa bertemu orang yang kita sayang. 24 jam selama hari minggu terasa sangat berharga. Rasanya berharap besok bukan hari senin.
Aku sebenernya sangat penasaran. Ketika seseorang bekerja sesuai hobinya. 100 persen sesuai cita-cita dan keinginannya. Apakah dia masih sendu menghadapi hari senin?
Atau, ketika hari senin dia bertemu orang yang di sayang meskipun di kantor dan hari kerja. Apakah dia masih sendu menghadapi hari senin?
Dulu saat kuliah, aku sangat bahagia menghadapi hari senin. Selalu ada alasan untuk antusias menunggu hari esok.
Rasa bahagia itu karena aku bertemu dengan mata kuliah yang aku suka, dosen yang sangat aku tunggu isi kuliahnya, temen-temen yang aku sayang, kegiatan organisasi yang sangat menggugah hasrat. Bahkan spot kuliah dan makanan yang membuat rindu. Ketika hari minggu, aku merasa bosan, karena aku merasa kesepian.
Lalu sekarang, kenapa sekarang sebaliknya?
Apa karena semua yang membuat ku nyaman ada di hari minggu?
Comments
Post a Comment